UHO Sambut 8.181 Mahasiswa Baru, Pesan Wakil Rektor: Jaga Moral dan Nama Baik Kampus

Berita, Pendidikan110 Dilihat

UHO Sambut 8.181 Mahasiswa Baru, Pesan Wakil Rektor: Jaga Moral dan Nama Baik Kampus

KENDARI, Kompassultra.com – Sebanyak 8.181 mahasiswa baru Universitas Halu Oleo (UHO) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Lapangan 2 UHO, 11 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diterima Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Santiaji Bande, mewakili Plt. Rektor. Ia menyambut mahasiswa baru sekaligus mengingatkan pentingnya kemandirian intelektual, kepekaan sosial, serta integritas dan moral selama menjalani pendidikan di UHO.

Prof. Santiaji juga meminta mahasiswa baru maupun senior menghindari segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal. Menurutnya, kekerasan di lingkungan kampus dapat berdampak serius terhadap mahasiswa dan nama baik perguruan tinggi.

Selain kekerasan, ia menegaskan larangan pungutan liar (pungli) dalam kegiatan mahasiswa. Panitia PKKMB tidak mewajibkan penggunaan atribut tertentu, termasuk capin, untuk mencegah adanya pungutan di luar ketentuan resmi universitas.

“Tidak diperkenankan memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku di Universitas Halu Oleo,” tegasnya.

Ia meminta mahasiswa yang menemukan dugaan kekerasan maupun pungli segera melaporkannya melalui kanal LAPOR UHO atau Satgas Anti Kekerasan agar dapat ditindaklanjuti.

Prof. Santiaji juga mengajak mahasiswa baru menjaga nama baik almamater. Dari puluhan ribu pendaftar, sebanyak 8.181 orang dinyatakan terpilih menjadi mahasiswa UHO.

“Kalian adalah mahasiswa pilihan dan pemenang yang berhasil masuk Universitas Halu Oleo,” ujarnya.

PKKMB sendiri bertujuan membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan kampus, mulai dari mengenal lingkungan fisik, fakultas, sistem akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga budaya kampus.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai tata tertib, kode etik, sistem SKS, hak dan kewajiban, serta nilai toleransi, nasionalisme dan anti kekerasan.

Selain itu, PKKMB menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk memahami perbedaan sistem pembelajaran di perguruan tinggi dengan SMA/SMK, sekaligus membangun jaringan dengan pimpinan universitas dan fakultas, koordinator program studi, dosen, teman lintas program studi serta mahasiswa senior sebagai bagian dari dukungan selama menjalani perkuliahan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *