Manager SPBU THR Kendari Buka Suara Soal Motor Thunder Berulang Isi Pertalite, Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Oknum Nakal

Berita97 Dilihat

KENDARI, Kompassultra.com – Sorotan publik terkait dugaan maraknya kendaraan motor jenis Thunder dengan tangki berukuran besar yang berulang kali mengantre untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) THR Kendari akhirnya mendapat respons tegas dari pihak manajemen.

 

Manager SPBU THR Kendari, Adi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada petugas maupun oknum di lapangan yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi.

 

Menurut Adi, setiap praktik pengisian Pertalite menggunakan motor Thunder bertangki besar yang dilakukan secara berulang merupakan pelanggaran yang tidak akan ditoleransi. Ia memastikan, jika ada petugas yang terlibat atau sengaja membiarkan praktik tersebut terjadi, sanksi tegas hingga pemecatan akan langsung diberlakukan.

 

“Kami tidak ada toleransi. Jika ada anggota di lapangan yang berbuat nakal terkait pengisian BBM Pertalite subsidi menggunakan motor Thunder bertangki ukuran besar yang berulang kali, kami akan keluarkan tanpa toleransi,” tegas Adi, pada jumat (19/6/2026).

 

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pelayanan di SPBU THR Kendari. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting sebagai bentuk pengawasan sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.

 

“Kalau ada aduan masyarakat itu justru lebih baik demi perbaikan internal di SPBU kami. Kalau ada anggota kami yang bermain dan sudah beberapa kali diingatkan tetapi tidak diindahkan, kami akan keluarkan tanpa toleransi,” ujarnya.

 

Adi mengakui bahwa kekeliruan maupun kelalaian di lapangan bisa saja terjadi. Namun, ia berharap seluruh petugas dapat bekerja lebih profesional dan mematuhi aturan yang berlaku agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

 

“Kami berharap ke depan bisa lebih baik lagi. Kalau ada kekeliruan dan hilaf di lapangan, tentu menjadi bahan evaluasi. Tetapi yang jelas, kami ingin pelayanan semakin baik dan tidak ada penyimpangan,” katanya.

 

Pernyataan tersebut muncul di tengah ramainya perbincangan masyarakat mengenai dugaan adanya kendaraan tertentu yang berulang kali mengisi Pertalite di SPBU THR Kendari. Manajemen pun menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas penyaluran BBM subsidi dan memastikan hak masyarakat tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

 

“Tidak ada ampun bagi oknum yang bermain dengan BBM subsidi,” menjadi pesan tegas yang disampaikan manajemen SPBU THR Kendari dalam merespons keresahan masyarakat.(Jems)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *