Usai Jadi Tersangka Penganiayaan, Ichsan Porosi Dicopot dari Sekda Konsel
KONAWE SELATAN, Kompassultra.com – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, resmi menunjuk Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Narlian, S.E., M.M., sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan sementara Ichsan Porosi.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah Ichsan Porosi dicopot dari jabatannya menyusul statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berat usai menabrak adiknya sendiri AP, saat penggerebekan Ichsan bersama seorang wanita EW, yang diduga memiliki hubungan khusus/selingkuh dengannya di kawasan Baruga, Kota Kendari, pada Minggu (2/8/2026) malam. Proses hukum terhadap Ichsan saat ini masih berlangsung.
Surat Perintah Pelaksana Harian Nomor: 800.1.3.1/3472 diserahkan langsung oleh Bupati Irham Kalenggo di Ruang Kerja Bupati Konawe Selatan, Andoolo, Rabu (5/8/2026). Penyerahan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Konawe Selatan Wahyu Ade Pratama Imran, Kepala BKPSDM Pujiono, dan Kepala Dinas Kominfo Annas Mas’ud.
Bupati Irham Kalenggo mengatakan penunjukan Plh Sekda merupakan langkah untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab Pemkab Konsel dalam menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di sisi lain, penunjukan ini juga bertujuan memberikan ruang agar Bapak Ichsan Porosi dapat berfokus menyelesaikan proses hukum yang sedang dihadapinya,” ujar Irham.
Penunjukan tersebut mengacu pada ketentuan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, serta Surat Edaran Kepala BKN Nomor 1/SE/I/2021 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas.
Terhitung sejak 4 Agustus 2026, Narlian tetap menjalankan tugas sebagai Inspektur Daerah sekaligus mengemban kewenangan sebagai Plh Sekda Konawe Selatan hingga adanya ketetapan lebih lanjut.
Bupati berharap pergantian sementara ini tidak mengganggu koordinasi antarperangkat daerah sehingga program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara efektif.
Laporan: jems






