Proyek Rp11,48 Miliar di Kolaka, Diduga Pakai Material Ilegal, FAN Desak Polres Kolaka Dalami CV. Bukit Indah Perkasa Raya

Berita7 Dilihat

Proyek Rp11,48 Miliar di Kolaka, Diduga Pakai Material Ilegal, FAN Desak Polres Kolaka Dalami CV. Bukit Indah Perkasa Raya

KOLAKA, Kompassultra.com — Forum Aktivis Nasional (FAN) Korwil Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti dugaan penggunaan material batuan yang belum jelas legalitasnya dalam proyek Pembangunan Pengaman Pantai Anaiwoi–Kampung Bajo, Kabupaten Kolaka, Tahun Anggaran 2026.

Proyek yang dikerjakan CV. Bukit Indah Perkasa Raya tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp11,48 miliar. FAN meminta dugaan tersebut didalami, terutama terkait asal-usul material, legalitas sumber, kesesuaian spesifikasi, mutu, volume, dan prestasi pekerjaan.

Koordinator FAN Korwil Sultra, La Amrin, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat permintaan klarifikasi kepada kontraktor pelaksana. Namun, hingga kini belum menerima balasan tertulis.

“Kami sudah memberikan ruang kepada perusahaan untuk menjelaskan. Sampai saat ini belum ada balasan. Kalau material yang digunakan legal dan sesuai spesifikasi, silakan dibuktikan melalui dokumen dan pemeriksaan,” tegas Amrin.

FAN juga mendesak Polres Kolaka untuk mendalami sumber dan legalitas material yang digunakan dalam proyek tersebut.

“Kami minta Polres Kolaka turun mendalami. Telusuri sumber materialnya, periksa dokumennya, dan bila diperlukan lakukan pengujian. Kalau ditemukan pelanggaran, proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, rabu (26/8/2026).

Selain itu, FAN meminta instansi terkait mempertimbangkan penghentian sementara pekerjaan untuk memastikan pemeriksaan terhadap material, mutu, volume, dan capaian pekerjaan dapat dilakukan secara menyeluruh.

FAN Korwil Sultra menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan dan tindak lanjut dari pihak berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya meminta konfirmasi dari CV. Bukit Indah Perkasa Raya dan pihak terkait lainnya.

 

Laporan: jems

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *