Pascasarjana UHO Bekali Nelayan PPS Kendari Teknologi Peta Fishing Ground Hadapi Perubahan Iklim
KENDARI, kompassultra.com – Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat pesisir melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, tim Pascasarjana UHO menyasar nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari dengan memberikan pelatihan pemanfaatan peta daerah penangkapan ikan sebagai strategi menghadapi dampak perubahan iklim.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Internal Pascasarjana Universitas Halu Oleo (PKMI-PPs-UHO) yang mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Nelayan melalui Pemanfaatan Peta Daerah Penangkapan Ikan untuk Mendukung Nelayan Adaptif terhadap Perubahan Iklim.”
Program dipimpin oleh Dr. Muslim Tadjuddah, S.Pi., M.Si. bersama Dr. Ir. Muhammad Idris, M.Si., dengan melibatkan mahasiswa Pascasarjana Ilmu Perikanan UHO sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan bahwa sebagian besar nelayan di PPS Kendari masih mengandalkan pengalaman pribadi maupun informasi dari sesama nelayan dalam menentukan lokasi penangkapan ikan. Cara konvensional tersebut dinilai semakin kurang efektif karena perubahan kondisi laut yang berlangsung lebih cepat akibat perubahan iklim.
Sebagai solusi, tim Pascasarjana UHO memperkenalkan teknologi pemanfaatan peta daerah penangkapan ikan berbasis informasi oseanografi. Teknologi ini memungkinkan nelayan memperoleh informasi lokasi penangkapan yang lebih akurat sehingga aktivitas melaut menjadi lebih efektif dan efisien.
Ketua pelaksana, Dr. Muslim Tadjuddah, menjelaskan bahwa pemanfaatan informasi spasial tidak hanya membantu meningkatkan peluang hasil tangkapan, tetapi juga dapat mengurangi biaya operasional nelayan, terutama konsumsi bahan bakar.
Selain pelatihan penggunaan peta, peserta juga diberikan edukasi mengenai dampak perubahan iklim terhadap sumber daya perikanan. Dengan pemahaman tersebut, nelayan diharapkan mampu mengambil keputusan penangkapan berdasarkan informasi ilmiah, bukan semata-mata mengandalkan kebiasaan atau pengalaman.
Melalui program ini, Pascasarjana UHO berharap produktivitas nelayan dapat meningkat, ketahanan ekonomi masyarakat pesisir semakin kuat, serta pengelolaan sumber daya perikanan berlangsung secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari hilirisasi hasil penelitian Pascasarjana UHO agar manfaat inovasi akademik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program PKMI-PPs-UHO sendiri dilaksanakan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UHO sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor perikanan yang adaptif dan berkelanjutan.(Red)






