Tim Perintis Polda Sultra Selamatkan Perempuan Diduga Korban Penyekapan, Petugas Dihujani Batu Saat Evakuasi

Berita86 Dilihat

Tim Perintis Polda Sultra Selamatkan Perempuan Diduga Korban Penyekapan, Petugas Dihujani Batu Saat Evakuasi

KENDARI, Kompassultra.com – Tim Perintis Direktorat Samapta Polda Sulawesi Tenggara bersama personel Polsek Kandai berhasil mengevakuasi seorang gadis yang diduga menjadi korban penyekapan di kawasan Jati Raya, gunung jati, Kota Kendari, pada Minggu (28/6/2026) malam. Dalam proses evakuasi tersebut, petugas mengaku sempat dihujani lemparan batu oleh sejumlah orang di lokasi.

Komandan Tim (Dantim) Perintis Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, menjelaskan bahwa pihaknya turun ke lokasi setelah menerima permintaan bantuan dari Polsek Kandai yang sebelumnya didatangi orang tua korban.

kami datang ke Polsek Kandai. Kami juga mendapat laporan dari warga bahwa anak perempuannya diduga disekap oleh pelaku. Bersamaan dengan itu, orang tua korban datang ke Polsek Kandai meminta pendampingan untuk mengambil anaknya yang diduga disekap,” ujar Bripka Boy melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, orang tua korban merasa khawatir karena putrinya diduga telah dibawa secara paksa selama beberapa jam dan tidak kunjung pulang. Upaya menghubungi korban melalui telepon juga tidak membuahkan hasil karena ponselnya dalam keadaan tidak aktif.

“Mendapatkan informasi tersebut saat patroli, kami kemudian membackup Polsek Kandai menuju lokasi,” katanya.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), situasi disebut tidak kondusif. Tim gabungan langsung mendapat serangan lemparan batu dari arah lokasi.

“Setelah tiba di TKP, kami langsung dihujani batu. Namun, Tim Perintis bersama Polsek Kandai berhasil menyelamatkan korban. Setelah korban berhasil dievakuasi, kami langsung bergegas meninggalkan lokasi untuk menghindari lemparan batu,” jelasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penyekapan tersebut serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga melakukan pelemparan batu terhadap petugas saat proses evakuasi berlangsung. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menghalangi proses penegakan hukum dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat berwenang. (Jems)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *