Pelatihan Moderasi Beragama Digelar di Kendari, FKUB Sultra Siapkan Pemuda Jadi Pelopor Toleransi

Berita41 Dilihat

Pelatihan Moderasi Beragama Digelar di Kendari, FKUB Sultra Siapkan Pemuda Jadi Pelopor Toleransi

 

KENDARI, kompassultra.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pelatihan Moderasi Beragama bagi Pemuda Lintas Agama dengan mengusung tema “Membangun Pemuda Toleran, Kreatif, dan Berdaya untuk Sulawesi Tenggara Rukun”. Kegiatan ini akan berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (4/7/2026).

 

Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya FKUB Sultra dalam memperkuat peran generasi muda sebagai garda terdepan menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Sulawesi Tenggara.

 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pemuda dinilai menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, hingga paham radikalisme menjadi ancaman yang berpotensi memecah persatuan jika tidak diantisipasi sejak dini.

 

Selain itu, modernisasi dan globalisasi juga memunculkan persoalan identitas di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut membuat sebagian pemuda rentan dipengaruhi oleh kelompok-kelompok yang memanfaatkan isu perbedaan untuk kepentingan tertentu.

 

Melalui pelatihan ini, peserta dari berbagai agama akan dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai moderasi beragama, seperti tawasuth (bersikap tengah), tawazun (seimbang), i’tidal (adil), dan tasamuh (toleransi). Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun komunikasi lintas iman, memperkuat kolaborasi sosial, serta menciptakan berbagai inisiatif perdamaian di lingkungan kampus, organisasi, maupun masyarakat.

 

Kegiatan ini juga mendukung penguatan wawasan kebangsaan serta program Kampus Berdampak yang mendorong lahirnya generasi muda yang moderat, kreatif, dan mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah.

 

Salah satu contoh nyata penerapan moderasi beragama di Sulawesi Tenggara adalah keberadaan Graha Moderasi Beragama di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam tulisannya, Abdul Jalil menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan penerapan prinsip beragama, berbangsa, dan bernegara yang mengedepankan sikap moderat, toleran, seimbang, serta adil.

 

Ia juga menyebutkan bahwa gerakan moderasi beragama telah menjadi program yang dijalankan secara masif di lingkungan Kementerian Agama, mulai dari perguruan tinggi keagamaan hingga kantor Kementerian Agama tingkat kabupaten, kota, dan provinsi. Mahasiswa pun dilibatkan sebagai duta moderasi beragama untuk menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.30 WITA dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, sambutan Ketua FKUB Sultra, serta penyampaian tiga materi utama mengenai konsep moderasi beragama, antisipasi intoleransi dan radikalisme, serta pembangunan kesepahaman lintas agama. Kegiatan juga akan diisi orientasi pemuda lintas agama, penyusunan rekomendasi penggiat moderasi beragama, dan ditutup pada pukul 14.15 WITA.

 

Melalui pelatihan ini, FKUB Sultra berharap lahir generasi muda lintas agama yang mampu menjadi pelopor toleransi, memperkuat persatuan, serta menjaga kerukunan demi terwujudnya Sulawesi Tenggara yang damai, harmonis, dan rukun, (jems)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *