Hari Bhayangkara ke-80, Rumah Nyoman Kandri yang Nyaris Tak Layak Huni Disulap Jadi Tempat Tinggal yang Nyaman

Berita, Polri72 Dilihat

KOLAKA TIMUR, Kompassultra.com – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tidak hanya dirayakan dengan seremonial semata. Di Desa Wia-Wia, Kecamatan Poli-Polia, Jumat (19/6/2026), secercah harapan hadir bagi seorang petani lanjut usia yang selama ini tinggal di rumah yang membutuhkan perbaikan.

 

Melalui program bedah rumah bertajuk “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Kolaka Timur bersama DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur mewujudkan impian Nyoman Kandri (68) untuk memiliki rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman dihuni.

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita itu dipimpin langsung Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kolaka Timur Fista Tinton Yudha Riambodo serta jajaran pejabat utama Polres Kolaka Timur. Hadir pula unsur Pemerintah Kecamatan Poli-Polia dan Pemerintah Desa Wia-Wia.

 

Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada Nyoman Kandri. Rumah yang sebelumnya membutuhkan renovasi kini telah berubah menjadi hunian yang lebih layak, memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pria yang sehari-hari menggantungkan hidupnya sebagai petani tersebut.

 

Tak hanya menyerahkan rumah yang telah direnovasi, Polres Kolaka Timur juga memberikan bantuan berupa perabot rumah tangga serta paket sembako berisi beras, telur, dan mi instan guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat.

 

Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo mengatakan, program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Menurutnya, pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.

 

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk masyarakat.

 

Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam membantu sesama dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Program bedah rumah tersebut menjadi simbol kuat sinergitas antara Polri, DPRD, pemerintah daerah, serta masyarakat. Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kehadiran rumah baru bagi Nyoman Kandri menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

 

Dari Desa Wia-Wia, semangat “Polri Untuk Masyarakat” tak sekadar slogan, melainkan hadir nyata melalui sebuah rumah yang kini menjadi tempat bernaung penuh harapan bagi seorang petani di usia senjanya. (Jems)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *