Rutan Kolaka Buka Kelas Kuliah, 105 Warga Binaan Dapat Akses Pendidikan Tinggi

Berita, Pendidikan54 Dilihat

KOLAKA, Kompassultra.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kolaka menghadirkan terobosan baru dalam pembinaan warga binaan melalui kerja sama dengan Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warahmah Kolaka.

Kerja sama tersebut diwujudkan dengan pembukaan kelas perkuliahan bagi warga binaan yang dilaksanakan langsung di lingkungan Rutan Kolaka. Sebanyak 105 warga binaan mengikuti program pendidikan tinggi tersebut.

Dalam program ini, warga binaan dapat memilih empat program studi, yakni Agribisnis, Bahasa Inggris, Peternakan, dan Perbankan Syariah.

Perkuliahan dilaksanakan dengan sistem panel melalui pembelajaran tatap muka bersama dosen. Program ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pendidikan akademik selain pembinaan kepribadian dan keterampilan.

Pembukaan perkuliahan sekaligus penandatanganan kerja sama dihadiri Dr. Syaifudin Muslim, MM., Manajer Eksternal PT IPIP H. Syaifudin Mustaming, S.Ag., MM., Kepala Bagian Kesejahteraan Pemda Kolaka, serta Rektor Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warahmah, Prof. Dr. M. Askari Zakariah, S.Pt., MSc.

Kepala Rutan Kelas IIB Kolaka, Bambang Punto Herdiyanto, mengatakan program tersebut menjadi langkah penting dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi warga binaan.

Menurutnya, program pendidikan tinggi bagi warga binaan ini merupakan yang pertama di Sulawesi Tenggara dan saat ini baru dilaksanakan di Rutan Kolaka.

“Kerja sama ini pertama kali diadakan di Sulawesi Tenggara dan baru Rutan Kolaka yang mengadakan. Saya berharap peluang emas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga binaan kami,” ujar Bambang.

Ia berharap pendidikan yang ditempuh selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Program tersebut sekaligus memperkuat fungsi Rutan sebagai tempat pembinaan dan pengembangan potensi warga binaan, sehingga mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah bebas.

 

Laporan: Jems

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *