Ekonomi Sultra Triwulan III 2026 Diprakirakan Menguat, Pertanian Jadi Penopang

Berita47 Dilihat

Ekonomi Sultra Triwulan III 2026 Diprakirakan Menguat, Pertanian Jadi Penopang

KENDARI, Kompassultra.com — Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memprakirakan pertumbuhan ekonomi Sultra pada Triwulan III 2026 terus menguat. Sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Bincang Bersama Media di Kendari, 29 September 2026.

Menurut Edwin, penguatan ekonomi Sultra terutama didorong membaiknya produksi padi serta meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP). Kondisi tersebut diprakirakan mampu menopang pertumbuhan di tengah normalisasi konsumsi rumah tangga dan perlambatan sejumlah sektor, seperti pertambangan, konstruksi, dan perdagangan.

Pada Triwulan II 2026, ekonomi Sultra tumbuh 6,19 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,29 persen (yoy).

BI mencatat sejumlah sektor menunjukkan perbaikan, di antaranya pertanian, pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan.

Sektor pertanian diprakirakan kembali tumbuh seiring bergesernya puncak masa panen ke periode pertengahan September hingga Oktober. Sementara itu, sektor pertambangan dan industri pengolahan turut didorong penerbitan serta revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) oleh Kementerian ESDM.

Di sektor konstruksi, peningkatan aktivitas sejalan dengan dimulainya persiapan sejumlah proyek strategis dan pengembangan kawasan industri di Kolaka. Aktivitas tersebut juga ikut mendorong pemulihan perdagangan barang pendukung.

BI menilai perkembangan sejumlah sektor tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Sultra pada Triwulan III 2026.

 

Laporan: Jems

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *