SPBU Depan Rabam Buka Suara soal Innova Bawa Jeriken: Belum Isi BBM!

Berita51 Dilihat

SPBU Depan Rabam Buka Suara soal Innova Bawa Jeriken: Belum Isi BBM!

KENDARI, Kompassultra.com – Manajemen SPBU 74.93107 depan Rabam, Kendari, memberikan klarifikasi terkait Toyota Innova yang membawa jeriken dan menjadi perhatian tim Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Pihak SPBU menegaskan, kendaraan tersebut belum sempat mengisi bahan bakar minyak (BBM) saat berada di sekitar lokasi.

Pengawas SPBU 74.93107, Nasrun, membenarkan adanya pemeriksaan oleh tim Polda Sultra menyusul informasi mengenai kendaraan yang membawa jeriken dan diduga berkaitan dengan pengisian BBM bersubsidi.

Menurut Nasrun, saat kejadian mobil tersebut masih mengantre di luar atau sekitar area SPBU sehingga belum melakukan pengisian BBM.

“Berdasarkan kondisi saat itu, kendaraan tersebut masih berada dalam antrean dan belum mengisi BBM,” ujar Nasrun, Kamis (15/10/2026).

Nasrun menegaskan, pihaknya berkomitmen memperketat pengawasan penyaluran Pertalite untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk penggunaan tangki modifikasi dan praktik pengisian berulang.

“Kami tegas tidak melayani kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi, tangki rakitan, maupun pengisian berulang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, manajemen telah memasang papan imbauan dan peringatan agar konsumen memahami ketentuan pengisian BBM bersubsidi. Operator juga diminta lebih cermat memeriksa kendaraan yang akan mengisi Pertalite, terutama yang dicurigai menggunakan tangki tidak sesuai standar.

Pengawasan turut dilakukan melalui penerapan QR Code program Subsidi Tepat untuk memastikan penyaluran Pertalite sesuai ketentuan. Nasrun mengimbau konsumen menggunakan QR Code sesuai peruntukannya dan tidak menyalahgunakannya.

Manajemen SPBU juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah, kepolisian, dan Satpol PP dalam mengawasi distribusi BBM di lapangan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga ketertiban serta memastikan BBM bersubsidi dapat diakses masyarakat yang berhak.

Nasrun berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar. Meski demikian, kepastian mengenai hasil pemeriksaan Toyota Innova tersebut tetap menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Manajemen menyatakan akan terus memperketat pengawasan dan menjalankan ketentuan penyaluran Pertalite sesuai aturan yang berlaku.

 

Laporan: Jems

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *