Rakor Pemkot Kendari Bersama KPK, Sejumlah Wartawan Mengaku Diminta Keluar dari Ruangan

Berita69 Dilihat

Rakor Pemkot Kendari Bersama KPK, Sejumlah Wartawan Mengaku Diminta Keluar dari Ruangan

KENDARI, Kompassultra.com– Sejumlah wartawan mengaku diminta meninggalkan Aula Samaturu, Gedung Balai Kota Kendari, saat berlangsung Rapat Koordinasi Perencanaan Anggaran bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (15/4/2026).

Salah satu jurnalis yang mengaku diminta keluar adalah La Ode Ari dari Kantor Berita Antara. Ia mengatakan, awalnya datang ke Balai Kota Kendari untuk menjalankan tugas jurnalistik dan baru mengetahui adanya agenda rapat bersama KPK setelah tiba di lokasi.

Ari menuturkan, dirinya sempat duduk di bagian atas Aula Samaturu. Namun, tidak lama kemudian ia mendapat permintaan untuk meninggalkan ruangan.

“Saya duduk di Aula Samaturu, di bagian atas. Tidak lama, baru baca doa, dibisik orangnya Siska, Prokopim, protokoler, katanya keluar dulu. Saya tanya kenapa dilarang, perintahnya ibu (Siska),” ujar Ari.

Meski demikian, Ari memilih tetap berada di dalam aula karena ingin mengikuti sambutan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, beberapa saat kemudian Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Kendari, Adi Supriadi, bersama personel Satpol PP mendatangi dirinya dan sejumlah wartawan lainnya serta meminta mereka meninggalkan ruangan.

“Saya masih bertahan di dalam karena mau dengar sambutan. Saya didatangi Adiho, lalu datang Satpol PP, katanya minta kami keluar dulu. Akhirnya saya dan Agus terakhir keluar,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Kendari terkait alasan wartawan diminta meninggalkan ruangan saat agenda tersebut berlangsung.

 

Laporan: jems

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *